Showing posts with label komponen. Show all posts
Showing posts with label komponen. Show all posts

Rangkaian Power Supply

rangkaian power supply yaitu type rangkaian yang amatlah mutlak pengarushnya didalam satu peralatan elektronika. alat-alat layaknya fm radio, timbangan digital, mainan anak-anak, kompas digital, kalkulator, mp3 player, apalagi hp charger atau alat untuk mengecas hape juga menggunakan rangakaian mutlak ini. sebagai sumber arus dari power supply adalah arus ac yang datang dari pembangkit listrik. gunakan power supply, maka arus yang awalannya ac dirubah jadi dc. sesungguhnya kita juga dapat beroleh tegangan murni berbentuk arus dc, andalkan sebagian rangakaian pendukung tambahan yang bisa kita bangun sendiri dan memakai komponen-komponen yang mudah didapatkan dipasaran elektronik. sebagai contoh yaitu baterai yang disebut sumber dari catu daya arus dc yang sangat baik. tetapi kelemahannya yaitu jika membutuhkan arus yang semakin besar lagi, maka baterai ini pastinya tidak bisa memenuhi keperluan arus tersebut. umumnya untuk bikin satu rangkaian power supply, kita dipusingkan dengan pencarian komponen-komponen layaknya transistor ; op-amp ; dioda ; maupun kapasitor. untuk saat ini kita tak akan butuh lakukan perihal tersebut, dikarenakan disaat ini seluruh sirkuitnya sudah dikemas lantas tegangan ic regulator yang tunggal terus. regulator dengan tegangan terus negatif adalah type tegangan komponen dari regulator seri 79xx, namun untuk tegangan positif tetapnya yaitu dari seri 78xx. apabila kita cermati betul-betul, maka dapat ketahuan bahwa seluruh komponen tersebut sudah dilengkapi dgn pembatas. dengan default, komponen tersebut cuma memiliki 3 pin. namun dengan memberikan sebanyak komponen saja, dapat membuatnya sesuatu regulasi rangkaian power supply yg baik. perihal yg butuh di perhatikan dengan baik yaitu bahwa ic regulator sirkuit ini cuma dapat berperan dengan baik jika tegangan input jumlahnya semakin besar dari pada regulator dari tegangan output. skema rangkaian power supply
Rangkaian Power Supply

Rangkaian Power Supply

apabila anda berencana menggunakan trafo yg lebih gede lagi, dianjurkan agar komponen transistornya yakni 2n3055 didoublekan. tujuannya yaitu untuk bikin arus yg keluar kedepannya dari kolektor jadi semakin besar juga dan cocok dgn arus yg keluar dr trafo. untuk tata cara pasangnya yaitu dengan diseri saja ke semua segi kaki. pada prinsipnya rangkaian power supply yang simpel, asalnya dr tiap-tiap jala pln yg melewati s2 dan s1 di masuk kan ke transformator. lantas transformator tersebut dapat turunkan tegangan lantas pada 12v hingga 3v saja. setelah itu, cocok dengan kebutuhannya, tegangannya dapat dipilih oleh s3. hingga pada step penyearahan ini output tegangannya sudah lantas tengangan berbentuk dc, namun tetap kasar. nah untuk membuatnya jadi halus, diapakai lah r2 ; r1 ; c2 ; serta c1. karena maka tegangan dc dari rangakaian power supply sudah siap untuk kita
10:55 AM | 0 comments | Read More

Rangkaian Elektronika Pengusir Nyamuk

rangkaian elektronika pengusir nyamuk yang saya berikanlah ini terhitung dalam rencanaian elektronika yang simpeldikarenakan kesederhanaannya inilah yang membuatnya gampang untuk dipelajari untuk seorang pemula walaupundisamping itu, untuk membuatnya tidak dibutuhkan cost tinggi dengan kata lain amat murah. tetapi demikianlah aplikasi dari rangkaian ini pastinya terus amat berguna didalam kehidupan sehari-hari kita yakni mengusir nyamuk dari tempat tinggal kita. apalagi dengan alat ini kita juga bisa memakainya diluar ruangan, semisal saat ngeronda maupun sebatas enjoy di halaman. 

tak hanya sebagai pengusir nyamuk, rangkaian ini juga dapat dipakai pada type serangga maupun type binatang penggangu yang lain. contohnya yaitu pada kecoa serta tikus. prinsip utama bagaimana rangkaian ini bekerja yaitu dengan menurut bahwa serangga atau type binatang pengganggu yang lain amatlah peka pada sebagian frekuensi nada, terlebih frekuensi nada yang tinggi. karena, disaat rangkaian ini dihidupkan dapat bikin beberapa jenis hewan tersebut jadi terganggu serta menghindari diri dari alat ini. tidak sama dengan manusia yang tidak bisa mendengar frekuensi nada yang tinggi, maka pastinya tak lagi mengakibatkan masalah nada untuk kita yang ada didekatnya walaupun. untuk gambar dari rangkaian elektronika pengusir nyamuk sendiri, banyak rupanya. tetapi saya cobalah pilihkan yang sangat menarik untuk dicoba terapkan yakni bekerjanya dengan otomatis dikarenakan dikendalikan oleh light depending resistor/ ldr. alat ini dapat menyala dengan sendirinya apabila ada di lokasi yang gelap, serta sebaliknya dapat mati apabila dilokasi terang. dengan begini alat dapat otomatis bekerja bila lampu kamar kita dimatikan. butuh diingat kembali ya bahwa rangkaian ini memakai speaker untuk mengeluarkan frekuensi yang sama dikeluarkan oleh nyamuk jantan. pada saat bukannya musim untuk kawin, maka nyamuk betina dapat menjauhi frekuensi ini. dengan demikian nyamuk betina yang menghisap darah tak lagi ada di sekitar alat ini, namun nyamuk jantan memanglah tidak menghisap darah. tetapi pada musim kawin yang berlangsung yaitu sebaliknya yakni nyamuk dapat tertarik untuk mendekatinya. dikarenakan itu pilih-pilih saja waktu yang pas. oh iya, apabila diperdalam lagi tentang nyamuk maka nyamuk tidak mempunyai mata. mereka berkomunikasi menggunakan antena yang ada dikepalanya untuk menangkap frekuensi di sekelilingnya. selengkapnya dapat dikaji pada rangkaian di bawah ini :
Rangkaian Elektronika Pengusir Nyamuk
Rangkaian Elektronika Pengusir Nyamuk
komponen yang dibutuhkan dari rangkaian di atas yaitu n1, n2, n3 = ic4011 dengan transistor jenis npn biasa. lantas c1 = 100mkro farad, c2=100nf, serta c3=10nf. nah, silakan dicoba ya rangkaian elektronika pengusir nyamuk ini.
4:21 AM | 0 comments | Read More

Kapasitor elektrolit (Elco)

Kapasitor elektrolit (Elco)
kapasitor elektrolit memiliki dielektrik berbentuk oksida aluminium. elektroda positif terbuat berbahan logam, layaknya aluminium serta tantalum, namun elektroda negatif terbuat berbahan elektrolit. bahan dielektrik dipakai untuk melapisi elektroda negatif. tidak tipis susunan oksida lebih kurang 0, 0001 mm. kapasitor ini cuma dipakai pada tegangan dc yang berdenyut pada rangkaian radio, televisi, telefon, telegraf, peluru kendali, serta perlengkapan computermanfaat elco yaitu sebagai perata denyut arus listrik.
6:09 PM | 0 comments | Read More

Pengertian Kapasitor

tahukah anda bahwa ada sesuatu komponen elektronika yang dapat menaruh muatan listrik. waktu kita sambungkan ke sesuatu baterai maka muatan listrik dapat tersimpan didalamnya. serta uniknya waktu baterai dilepaskan komponen ini tetap dapat mengeluarkan listrik meskipun sebagian detik saja. komponen layaknya inilah yang dimaksud kapasitor. 
wujud kapasitor umumnya menyerupai tabung kecil namun ada juga yang pipih, layaknya tampak pada gambar berikut :


project : 
langkah : mari kita bikin rangkaian layaknya terlihat pada gambar 3.
project : 
langkah : mari kita bikin rangkaian layaknya terlihat pada gambar 3.





sebagai penyimpan muatan listrik telah pasti kapasitas penyimpanannya ada beragam jenis dari sebagian uf sampai f. sesudah tahu memiliki bentuk saat ini kita dapat pelajari pemakaian kapasitor pada sesuatu rangkaian elektronik. manfaat utamanya yaitu menyimpan muatan listrik, untuk filter, pembangkit frekuensi. untuk pelajari manfaat ini kita dapat bikin satu percobaan yang menarik. ikuti beberapa langkah dibawah : 


langkah 2 : siapkan seluruh komponen yang diperlukan. langkah 3 : rangkailah seluruh komponen sesuai dengan gambar rangkaian. langkah 4 : buka switch ( off ), tekan serta terlepas switch 2. cermati nyala led langkah 5 :tutup switch ( on ), terlepas switch 2. cermati green led. saat ini kalian telah memperoleh hasil dari percobaan perihal kapasitor. dari hasil itu dapatkah kalian menarik sesuatu rangkuman perihal kapasitor.
11:23 PM | 0 comments | Read More

Pengertian Resistor

Tahukah anda bila resistor yaitu di antara komponen yang sangat kerap dipakai dalam sesuatu rangkaian elektronik, layaknya rangkaiannya tv, radio apalagi computer
bagaimana wujud resistor itu ? 
berikut merupakan gambar resistor


cobalah cermati wujud dari resistor diatas ! tiap-tiap resistor memiliki garis/ gelang yang berwarna-warni. warna tersebut tunjukkan nilai kendala dari sesuatu resistor. 
untuk jelasnya mari kita tengok tabel dibawahtiap-tiap warna memastikan nilainya tiap-tiap.


sesudah tahu nilai tiap-tiap warna, saat ini kita dapat belajar mengunakannya. cermati perumpamaan berikut : 
contohnya resistor dengan cincin kuning, violet, merah serta emas. cincin berwarna emas yaitu cincin toleransi. lantas urutan warna cincin resistor ini adalah 

- cincin pertama berwarna kuning ………………………………………4 
- cincin ke-2 berwarna violet ………………………………………….. 7 
- cincin ke tiga berwarna merah. ………………………………………. x100 
- cincin ke empat berwarna emas yaitu cincin toleransi…………. + 5% 
makna dari toleransi itu sendiri yaitu batasan nilai resistansi minimum serta maksimum yang di punyai oleh resistor tersebut. lantas nilai dari resistor tersebut adalah 
= 47 kali 100+ 5% 
= 4700 ohm + 5% 
= 4, 7k ohm + 5% 
nilai toleransi dihitung lewat cara : 
4700 kali 5% = 235 
hingga
rmaksimum = 4700 + 235 = 4935 ohm 
rminimum = 4700 – 235 = 4465 ohm 
jika resistor diatas di ukur gunakan ohmmeter maka nilainya antar 4465 s/d 4935. 

ada juga resistor yang nilainya bisa berubah-ubah. nilai itu juga dapat kita yang memilihnya, unik kan. resistor yang layaknya ini umumnya dimaksud variabel resistor. 
sesudah kalian pelajari wujud serta jenis dari resistor, tahukah kalian manfaat dari resistor ? 
lantas sangat banyak kegunaaan dari resistor layaknya : 
- untuk menghalangi serta membatasi arus listrik dalam sesuatu rangkaian elektronik 
membuat perlindungan rangkaian listrik dari arus yang berlebih 
- untuk membagi tegangan serta ada banyak
 lagi.
11:15 PM | 0 comments | Read More

Teori Dasar Elektronika

Teori Dasar Elektronika
teori basic elektronika mempunyai banyak sisi kajian. untuk artikel saat ini saya dapat mengangkat terlebih dulu teori mengenai pengertian elektronika. lantas untuk teori yang lainsilakan ikuti diartikel setelah itu ya. pakai saja kotak pencari dikanan atas situs (blog) ini untuk mencarinya. tanpa panjang lebar dengan kata pembukaan, yuk kita mulai membahasnya. 

kata elektronika merupakan arti yang kerap kita pakai dalam kehidupan sehari-hari. umumnya dari kita mendifinisikannya sebagai barang-barang atau benda-benda yang berbentuk elektronik. pada prinsipnya asumsi tersebut yaitu benar dikarenakan asal kata elektronika yaitu dari bahasa inggris yakni “electronics”. kata electronics sendiripun mempunyai asal kata, yakni electron. hingga dengan teori basic elektronika apabila dikaji menurut bahasa maka elektronika merupakan ilmu yang membahas perihal elektron. sebagaimana dimaksud pada mulanya bahwa pemakaian kata elektronika lebih pada penggunaannya namun tetap terus mengarah pada asal tuturnya yakni elektron. 

lantas dari segi arti, elektronika yaitu ilmu yang pelajari alat/bahan atau rangkaian-rangkaian yang mempunyai manfaat kerja yang terkait dengan gerakan electron. lagi-lagi dalam kehidupan sehari-hari kita tidak mengerti perbedaan pada elektrik/ listrik dengan kata elektronika, walau sebenarnya ke-2 kata tersebut mempunyai arti yang tidak samasesuatu kompor listrik, setrika listrik, maupun lampu pijar merupakan contoh dari peralatan elektrik/listrik. namun radio, tape recorder, televisi, mp3 maupun computer yaitu contoh-contoh dari peralatan elektronika. 

tetap bingung perbedaan ke-2 kata tersebut ? memanglah keduanya mempunyai keterikatan yang amat jamant, yakni keduanya keduanya sama kaitannya dengan arus elektrik. untuk membedakan mana alat elektrik serta mana alat electronic, sebaiknya tahu teori basic elektronika mengenai komponen atau onderdil yang membangun benda tersebut. peralatan listrik, komponen yang dipakai yaitu komponen yang pasif. namun peralatan elctronic dibangun dengan komponen pasif dan komponen aktif. 

komponen apa sajakah yang terhitung komponen aktif serta komponen pasif tersebut ? sebagai contoh komponen pasif yakni resistor atau tahanan, kumparan, serta kondensator. namun contoh dari komponen aktif yaitu tabung hampa, integrated circuit / ic / rangkaian terpadu / atau kerap dimaksud chip processor, serta transistor. nah, kesemua komponen tersebut kelak dapat saya ulas di artikel-artikel teori basic elektronika setelah itu.
5:00 PM | 1 comments | Read More

Rangkaian Flip Flop

Rangkaian Flip Flop
Rangkaian Flip Flop merupakan rangkaian yg memakai trigger, karenanya akan menghasilkan angka logic berupa 1 dan 0 disaat keluarnya. Keadaan ini terjadi karena pengaruh apabila keduanya ataupun salah satu dari angka tersebut dimasukkan. Kapasiatasnya sendiri adalah satu bit. Namun hal ini hanya berlaku apabila salah satu dr daya mereka masing terhubung ataupun terpasang.
Rangkaian Flip Flop bila dibandingkan dengan fungsi dari gerbang logic dasar serta kombinasi adalah sangat jauh berbeda. Penyebabnya adalah karena keluaran dr flip flop itu sering menggantung di keadaan awal. Keadaan ini dapat juga bisa menjadikan keluarannya menjadi kondisi memory atau tidak berubah keluarannya. Nah inilah yang menjadi penyebab kenapa flip flop itu lebih sering dipakai untuk elemen memori.

Prinsip kerja dari rangkaian flip flop dibandingkan dengan prinsip dari kerja transistor sebagai saklar adalah sama, yaitu apabila rangkaiannya diberi tegangan maka salah-satu dr kondisi transistornya menjadi hidup. Keadaan ini pula memiliki ketergantungan kepada kapasitor yang memiliki ketinggian muatan yang lebih jika dibandingkan dengan komponen lainnya. Bila lebih diperinci lagi, sebuah kapasitor yang ketinggian muatannya lebih akan menyebabkan lepasnya muatan listrik lebih dulu kemudian terjadi hubungan antara kaki transistor dengan kapasitor yg kondisinya sedang on.
Untuk merubah memory yg ada pada flip flop, kita harus memberikan clock pd masukan-nya. Rangkaian dasar yg berupa latch lah yang sebenarnya menjadi penyusun flip flop.  Untuk jenis latch yg digunakan adalah memakai jenis latch – RS. Jenis latch tersebut digunakan karena bisa dibentuk dr gerbang logic NOR dan NAND. Berbeda dengan fungsi awalnya yg sangat tergantung dengan kondisi tertentu. Keadaan ini juga yg mengakibatkan tidak berubahnya keluaran.
Apabila latch di kedua kaki memiliki logic 0, akan menyebabkan keluaran flip flop nggak akan berubah atau sama seperti pada keadaan semula. Sebaliknya bila latch itu memiliki logic 1, akan menyebabkan keluaranna dari flip flop menjadi tidak bisa kita tentukan. Penyebabnya adalah keadaannya yang tidak tergantung dengan komponen lain-lainnya. Flip Flop – RS sendiri dibangun dr gerbang logic AND yg saling dihubungkan secara silang.
Semua transistor yg keadaannya masih on menjadikan kapasitor tersambung dgn kaki kolektron dan akhirnya diisi dengan muatan. Namun bila hanya salah satu transistor saja yang on, maka transistor lainnya akan menjadi off. Reaksi tersebut akan terus menerus terjadi dengan berganti-gantian yang menyebabkan aliran lampu yang menyala, yang kita sebut sebagai rangkaian flip flop.
12:24 PM | 0 comments | Read More

Rangkaian adaptor

Rangkaian adaptor – Adaptor banyak dipakai didalam beragam alat sebagai catu daya, layaknya amplifier, pesawat televisi mini, radio, tape, dan lain-lain. Bila dipandang dari tipe peralatannya, alat-alat tersebut tidak terlampau besar serta juga dapat disebut praktis dikarenakan bisa dengan mudah dipakai oleh seluruh orang. Dalam pembuatan rangkaian adaptor, untuk perlengkapan elektronika yang senantiasa membutuhkan tenaga listrik DC untuk reparasi ataupun untuk percobaan-percobaan, maka kita dapat menggunakan catu daya yang lebih irit serta stabil dibanding dengan batu baterai, dikarenakan batu baterai daya tahannya amat terbatas serta mudah berlangsung pergantian tegangan.
Sebenarnya rangkaian catu daya dapat beragam, ada yang sederhana tetapi biasanya kurang stabil, serta ada juga yang stabil layaknya catu daya yang variabel. layaknya pesawat-pesawat elektronika biasanya, maka rangkaian catu daya juga adalah satu rangkaian elektronika yang terdiri dari sebagian blok serta sisi yang memiliki peran serta manfaat yang berlainan, dikarenakan manfaat serta manfaat tiap-tiap sisi catu daya tidak terlepas dari sipat, manfaat, serta manfaat tiap-tiap komponen yang membentuknya. rusaknya pada type adaptor tersebut kerap didapati akibat hubungan singkat dari arus listrik dikarenakan itu mesti di perhatikan masukannya, karena hal tersebut umumnya punya pengaruh jelek pada ic.
Sistematika Pembuatan Rangkaian Adaptor :
  1. Menentukan rangkaian yang akan dibuat.
  2. Menggambar skema rangkaiannya di atas PCB,
  3. Membuat rangkaian adaptor setelah gambar rangkaian di atas benar.
Setelah selesai membuat skema rangkaian adaptor diatas, skema rangkaiannya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
adaptor

Dalam mendukung pekerjaan pembuatan rangkaian adaptor ini, Ada beberapa alat alat yang perlu digunakan, seperti solder untuk merekatkan komponen elektronik dengan PCB, bor untuk melubangi PCB, tang jepit dan atau tang kombinasi, dan obeng, baik obeng minus (-) atau obeng plus (+).
Sedangkan komponen-komponen elektronik yang diperlukan adalah sebagai berikut :
1. Diode 1 A  4 buah.
2. Capasitor 3 buah.
3. IC 7805 1 buah.
4 . IC 7812 1 buah.
5. Papan PCB 10 x 7 cm
6. Kabel  2 m.
7. Tinol  2 m.
8. Larutan pelarut papn PCB 1 bungkus.
9. Trafo 2 A.
10. Jack DC 2 buah.
Penggunakan adaptor ini bertujuan untuk mengubah aliran listrik AC jadi arus listrik DC yang rendah, yang cocok dengan tegangan baterai yang diperlukan, contohnya : 3 volt, 4, 5 volt, 6 volt, 9 volt, serta 12 volt. Adaptor amat pas untuk perlengkapan elektronika yang membutuhkan listrik DC, karna dengan menggunakan sumber daya adaptor dapat membuat konsumsi listrik menjadi lebih irit bila dibandingkan dengan menggunakan batu baterai. Dan penggunaan adaptor ini sangat berguna untuk bikin alat-alat elektronika yang lain misalnya amplifier, radio, televisi mini, serta alat-alat elektronika yang lainnya. Oleh karna itu adaptor banyak di pakai didalam beragam alat-alat elktronika.
Demikian uraian mengenai cara pembuatan rangkaian adaptor, semoga dapat menambah wawasan anda dalam mengenal lebih jauh tentang rangkaian elektronika.
11:46 PM | 0 comments | Read More

Light Emitting Diode atau biasa disebut LED

LEDLight Emitting Diode atau biasa disebut LED adalah komponen elektronika yang terbuat dari bahan semikonduktor dan masih termasuk dalam kategori dioda. Tetapi LED mempunyai keistimewaan yaitu dapat memancarkan cahaya seperti lampu. LED strukturnya sama dengan Dioda, yaitu menggunakan sambungan P dan N. Untuk dapat menghasilkan emisi cahaya pada semikonduktor, bahan pengotor atau doping yang dipakai adalah galium, arsenic, dan phospor. Bahan pengotor atau doping yang berbeda akan menghasilkan yang berbeda juga. Warna LED yang umum adalah Merah, Kuning, Hijau, Biru, Putih.

Kelabihan dari LED ini adalah konsumsi listrik yang lebih rendah dibandingkan dengan lampu atau yang lainnya bila digunakan sebagai sumber cahaya. Selain itu kelebihan lainnya adalah tahan lama, murah, dan tersedia dalam berbagai warna sesuai dengan kebutuhan. Dengan perkembangan teknologi, sekarang LED digunakan untuk penerangan ruangan dengan pertimbangan konsumsi daya yang lebih rendah. Sehingga dengan daya dan biaya minimal sudah dapat digunakan untuk penerangan yang setara dengan lampu TL.

Cara Kerja LED:

Seperti halnya dioda, maka LED juga memiliki 2 kutub yaitu Anoda dan Katoda. LED akan menyala apabila mendapat bias Forward atau ada arus listrik yang mengalir dari Anoda ke Katoda. Dalam rangkaian Elektronika pemasangan kaki LED tidak boleh terbalik, karena apabila terbalik atau mendapat bias Reverse maka LED tidak akan menyala. LED memiliki karakteristik yang berbeda menurut warna yang dihasilkan. Arus listrik yang diperbolehkan untuk LED berkisar antara 10 mA - 20 mA dan pada tegangan 1,6 Volt - 3,5 Volt sesuai dengan warna yang dihasilkan. Apabila Arus atau Tegangan yang mengalir lebih dar ketentuan tersebut, maka LED akan terbakar atau putus. Untuk Menyiasati hal tersebut dapat menggunakan Resistor yang berfungsi sebagai pembatas arus dan pembagi tegangan.
1:40 PM | 0 comments | Read More

Circuit (IC)

IC
Integrated Circuit (IC) adalah suatu komponen elektronika yang dibuat dari bahan semi konduktor, dimana IC merupakan gabungan dari beberapa komponen seperti Resistor, Kapasitor, Dioda dan Transistor yang telah terintegrasi menjadi sebuah rangkaian berbentuk chip kecil dan mempunyai kaki banyak, IC digunakan untuk beberapa keperluan pembuatan peralatan elektronika agar mudah dirangkai menjadi peralatan yang berukuran relatif kecil dan efisien.

Sebelum adanya IC, hampir seluruh peralatan elektronik dibuat dari satuan-satuan komponen(individual) yang dihubungkan satu sama lainnya menggunakan kawat atau kabel, sehingga tampak mempunyai ukuran besar serta tidak praktis. Perkembangan teknologi elektronika terus semakin meningkat dengan semakin lengkapnya jenis-jenis IC yang disediakan untuk rangkaian Linear dan Digital, sehingga produk peralatan elektronik makin tahun makin tampak kecil dan canggih.

Kita bisa menemukan beberapa penggunaan IC ini di komputer, kalkulator, telepone, handphone, dan peralatan elektronika dan komunikasi lainnya. Dengan adanya IC ini, maka alat-alat elektronika itu semakin hari akan semakin kecil dan lebih simpel dalam pemakaiannya. Bisa kita bayangkan, sejarah Televisi dulunya adalah sebesar 1 ruangan rumah. Akan tetapi, dengan awalnya para peneliti menemukan transistor, maka televisi bisa lebih kecil dan tentunya dengan pemakaian IC pada zaman sekarang ini dapat kita lihat perbedaan besar badan Televisi.
1:23 PM | 0 comments | Read More