Showing posts with label Saklar. Show all posts
Showing posts with label Saklar. Show all posts

Skema Saklar On-Off Digital

 Cara kerja dari rangkaian ini adalah, apabila pada switch on/off ditekan maka relay akan tertutup atau dalam kodisi on, dan jika ditekan kembali maka relay akan terbuka atau memutus aliran listrik ke kondisi off.ini merupakan saklar yang bekerja untuk menghubungkan arus listrik dan memutus arus listrik dari sumbernya.
Pada umumya peralatan elektronika modern saat ini sudah tidak banyak yang dioperasikan secara manual (saklar manual) dan tergeser oleh peralatan elektronika yang dioperasikan digital. Rangkaian saklar on/off dibawah ini adalah salah satu contoh operasi digital :.



 anda bisa menggabungkan atau menerapkan aplikasi rangkaian ini misalnya ke peralatan Audio (amplifier) yang pernah anda rakit sebelumnya ataupun diaplikasikan untuk peralatan elektronik lainnya, sehingga anda tidak lagi menggunakan saklar manual, lebih kereeen khan ?.Rangkaian ini sangat sederhana hanya terdiri  dari beberapa komponen.
12:00 AM | 0 comments | Read More

Rangkaian Alarm Sepeda Motor


 anda pun sebenarnya bisa membuat sendiri alarm motor guna mengamankan motor saudara. Dan sekarang saatnya kamu membuat sendiri rangkaian alarm motor dengan bentuk sederhana terlebih dahulu.Rangkaian alarm motor bisa menjadi salah satu alat untuk menjaga motor anda dari pencurian. Pasalnya sudah sering tentunya anda mendengar alarm mobil yang tiba-tiba berbunyi ketika kap mesin tersentuh atau si empunya mobil lupa mematikan alarm. Dan fungsi dari alarm motor sendiri hampir sama dengan alarm mobil yang tentu sudah sering saudara temukan di jalan atau area parkir.
Sistem kerjanya sendiri cukup mudah dan simpel. Tentunya cukup menarik jika kau bisa membuat rangkaian alarm motor versi kau sendiri. Otomatis mesin tidak dapat hidup. kamu hanya perlu mematikan arus dari CDI. Sedangkan kunci kontak dihubungkan ke arah klakson yang membuat klakson akan langsung berbunyi ketika terjadi upaya proses pencurian terhadap motor saudara. Namun sebelumnya kau harus menyiapkan bahan dan peralatannya terlebih dahulu.

Alat yang perlu disiapkan:
1. Solder dan timah
2. Gunting
3. Isolasi kabel

Bahan yang perlu disiapkan:
1. Saklar (switch) 3 kaki..........Rp 2.500
2. Relay 4 kaki......................Rp 15.000
3. Soket relay.......................Rp 5.000
4. Kabel 3 meter....................Rp 4.500

Skema rangkaian : 
Skema Rangkaian Alarm Sepeda Motor

Instalasi Saklar Alarm :

 Kabel dari CDI menuju ke saklar dipasang pada kaki nomer 1 (pinggir) sedangkan kabel dari potongan CDI menuju bodi itu dipasang pada kaki nomer 2 (tengah). Perhatikan posisinya.Saklar alarm diletakkan pada daerah yang sulit dijangkau yaitu di bawah jok. Potong kabel negatif CDI yang berwarna hitam bergaris putih, lalu sambungkan ke saklar alarm yang berkaki 3. Kemudian siapkan kabel panjang pada kaki nomer 3 (pinggir) menuju klakson, biarkan dahulu kita lanjut langkah memasang relay dulu.

Memasang relay:

 Sambung kaki nomer 30 dan 85 menjadi satu, lalu disambung ke positif klakson (kabel klakson berwarna oranye).Pasang relay pada soketnya, satukan kaki nomer 86 dengan kabel panjang dari saklar alarm yg tadi telah disiapkan, kemudian sambung ke negatif klakson (kabel klakson berwarna hijau). Kaki nomer 87 dipasang ke aki, yaitu kabel merah pada soket berwarna hijau.

Pengetesan:

Selesai merakit rangkaian diatas, ada baiknya kita melakukan pengetesan sistem alarm yang kita buat itu.


 Cabut kunci kontak, buka jok, kemudian matikan alarm dengan memindahkan saklar alarm ke posisi OFF.Langkah terakhir adalah mematikan bunyi klakson alarm yang sanggup membuat telinga bergetar.

). Langkah terakhir adalah mematikan kunci kontak ke posisi OFF (seharusnya klakson akan tetap berbunyi, berbunyi, dan terus berbunyi.Kedua, posisikan saklar alarm berada pada posisi ON, kemudian nyalakan kunci kontak pada posisi ON (seharusnya klakson akan berbunyi). Kemudian coba hidupkan mesin (seharusnya mesin tidak dapat dihidupkan).
Pertama, posisikan saklar alarm berada pada posisi OFF, kemudian nyalakan kunci kontak pada posisi ON (seharusnya tidak terjadi apa2). Jika semua terasa baik kemudian matikan kunci kontak pada posisi OFF. Kemudian hidupkan mesin (seharusnya mesin dapat hidup dengan sempurna), lakukan pengetesan pada klakson, teeet teeet teeet (seharusnya klakson dapat berfungsi normal).


11:38 PM | 0 comments | Read More

Skema Rangkaian Saklar Suara

Skema Rangkaian Saklar Suara
Rangkaian ini merupakan rangkaian saklar elektronik yang peka terhadap suara penggunanya. Komponen yang berperan sebagai sensor berupa microphone ( MIC ). Dengan menggunakan rangkaian ini penguna tidak lagi repot-repot menekan tombol saklar saat menyalakan lampu atau peralatan elektronik lainnya.

Suara dari pengguna merupakan input dari microphone ( MIC ) dan menjadi masukan sinyal input ke IC1A op-amp (LM 358). Ini merupakan rangkaian non-inverting amplifier dengan menghasilkan penguatan 151 atau 43,6 dB. VR (variabel resistor R6) berfungsi untuk mengatur dan menyesuaikan penguatan / sensitivitas dari rangkaian non-inverting amplifier tersebut. Suatu pengaturan awal bisa dipakai bila gainnya tetap, Potensiometer dipakai untuk memicu pada tingkat suara yang berlainan supaya memperoleh rata-rata keluaran suaranya.

Tegangan DC 12 V merupakan sumber tegangan ke kaki no. 5 pada IC1b op-amp yang kedua, yang berfungsi sebagai sebuah comparator. Tegangan resistif pada pin 6 berkisar sekitar 2V. Apabila tegangan pada pin 6 dan pin 7 tinggi. Maka akan menggerakkan transistor Q1 dan akan mengaktifkan relay serta menyalakan LED. Dioda 1n4004 pada di relay berfungsi untuk menghindari tegangan balik yang bisa menyebabkan kerusakan pada transistor.

Catatan :  rangkaian saklar suara ini berfungsi menutup kontak relay dan selanjutnya akan membukanya kembali (dalam waktu tertentu), untuk menyalakan lampu atau peralatan elektronik lainnya, anda harus mengkombinasikan dengan rangkaian Saklar On-Off Digital atau rangkaian saklar elektronik lainnya.
11:22 PM | 0 comments | Read More